Pacitan - Enam unit pesawat tempur TNI AU, Kamis (7/11/2019) malam membombardir perairan Pacitan. Sedikitnya 6 bom dijatuhkan di kegelapan malam. Sasarannya adalah 2 obyek yang terletak di 5 NM atau 9,26 kilometer dari bibir pantai Kota 1001 Gua.

Pantauan di area pemantauan tebing Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, pemboman dibagi dalam 2 sesi. 3 tembakan pertama dilakukan pesawat T-50i Golden Eagle. Kilatan disusul bunyi dentuman berhasil menghancurkan salah satu target.

Pada sesi kedua, 3 pesawat F16 C/D tampak terbang beriringan dari arah utara. Pesawat tempur supersonik tersebut lepas landas dari home base Lanud Iswahjudi, Madiun dengan membawa amunisi jenis MK-82 live.

Beberapa saat menjelang tiba di atas perairan, pesawat buatan Amerika Serikat itu terbang rendah lantas memuntahkan bom seberat 250 kilogram. Target kedua yang mengapung di permukaan air itu pun hancur bersamaan kilatan cahaya kemerahan.

Latihan 'air to ground' malam hari yang baru pertama kali digelar di Pacitan ini cukup menyita perhatian. Bupati Indartato beserta Forkompimda dan jajaran TNI/Polri turut menyaksikan aksi atraktif itu dari atas panggung yang berada di atas tebing karang. Riuh tepuk tangan mengiringi tiap dentuman.

"(Pengeboman malam hari) ini adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh kami, para penerbang tempur Lanud Iswajudi. Dan rangkaian latihan ini merupakan tahapan latihan yang dilakukan secara berturut-turut," ucap Komandan Lanud Iswajudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra kepada wartawan.

Adapun rangkaian tersebut, Widyargo, mulai dari menembak pada siang hari, menembak pada siang hari dengan bom meledak, hingga menembak siang hari dengan sasaran di laut menggunakan bom yang meledak.
Setelah tahapan tersebut berhasil dilalui, latihan berikutnya adalah menembak pada malam hari. Penembakan pada malam hari dimulai dengan bom dummy (tidak meledak), lalu dilanjutkan dengan penembakan malam hari di laut dengan bom meledak.

"Saya sendiri sampai merinding dan bangga. Kali ini kita buatkan dua target untuk dihancurkan. Kita lihat sendiri dengan target yang ukurannya sangat kecil begitu kita bisa 'hit target' dan tepat," tandasnya.