Ponorogo - Seorang calon TKW, Tri Umar Setiani ditemukan tewas di dalam sumur. Sumur tersebut berada di tempat penampungan calon TKW di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Perempuan berusia 23 tahun tersebut diketahui hilang sejak Jumat (1/11). Mayatnya ditemukan saat penghuni di penampungan curiga dengan bau busuk yang menyengat dari dalam sumur.

Warga Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun itu baru tinggal di tempat penampungan sejak Senin (28/9). Sejak hari pertama di penampungan, korban tampak pendiam dan menutup diri.

"Saya tahunya tadi pagi, pas mandi airnya bau bangkai," tutur rekan korban, Sri Rejeki, Minggu (3/11/2019).

Menurutnya, korban jarang berinteraksi dengan rekan yang lain. Kemungkinan saat rekannya tidur, korban menghilang.

"Hilangnya sejak Jumat (1/11) pagi sekitar jam 04.00 WIB," katanya.

Kapolsek Jenangan AKP Darmana menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab meninggalnya korban. Karena mayat berada di dalam sumur, polisi langsung menghubungi BPBD untuk proses evakuasi. Sekitar pukul 17.30 WIB, jasad korban baru bisa dievakuasi.

Tim Basarnas Trenggalek Brian Gautama mengaku harus ekstra waspada saat menurunkan tim untuk proses evakuasi. Sebab, kedalaman sumur sekitar 26 meter dan diameter sumur yang sempit membuat tim sempat kesulitan.

Total ada 32 petugas gabungan dari BPBD, Polres Ponorogo, TNI, Rapi, Rescue dan PMI yang melakukan proses evakuasi jasad korban. Apalagi di bawah ada genangan air, survivor kondisinya kaki di atas, kami harus mengejar waktu," katanya.