Jakarta - 
Ibu hamil berinisial SR (26) tewas bersama janin di kandungannya setelah ditabrak mobil di Palmerah, Jakarta Barat. Janin yang dikandung korban adalah anak pertama setelah pernikahan selama 5 tahun dengan sang suami.
"Yang saya tahu, almarhumah ini udah 5 tahun nikah sama suaminya ini. Dia baru kali ini hamil anak pertama," kata saksi Ansor saat ditemui di lokasi kejadian, Jl Palmerah Utara IV RT 13 RW 06 Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (27/2/2020).
Ansor mengatakan korban adalah pegawai di sebuah bengkel yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian. Ansor mengetahui korban biasa dipanggil 'Melda'.
"Melda, dia udah lama kerja di sini, udah 15 tahun," kata Ansor, yang bekerja di bengkel yang sama.
Ansor mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban hendak pulang ke rumah.

Korban ketika itu menyeberang jalan untuk menemui suaminya. Suaminya saat itu menunggu di atas motor yang diparkir tidak jauh dari lokasi tempat mobil pelaku berhenti.
"Kan suaminya nunggu di sini sambil nunduk main HP," katanya.
Setelah korban berhasil menyeberang, dia lalu berjalan menuju suaminya. Setelah jalan beberapa meter di depan mobil, tiba-tiba saja mobil pelaku maju dan menyeruduk korban yang berjalan di depannya.
"Setelah itu tiba-tiba dari sana langsung 'bluasss...' (nabrak korban)," tuturnya.
Korban terseret beberapa meter hingga terjepit tiang listrik. Sedangkan suami korban dan motornya ikut tertabrak dan terpental ke dekat pintu gerbang rumah warga.
"Motornya ini mental ke pintu gerbang ini, kalau gerbang nggak buka, suaminya juga mungkin mati karena keseret sama motornya," lanjutnya.
Seketika warga ramai berdatangan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/2). Jenazah korban saat ini telah dikebumikan di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

Korban ketika itu menyeberang jalan untuk menemui suaminya. Suaminya saat itu menunggu di atas motor yang diparkir tidak jauh dari lokasi tempat mobil pelaku berhenti.
"Kan suaminya nunggu di sini sambil nunduk main HP," katanya.
Setelah korban berhasil menyeberang, dia lalu berjalan menuju suaminya. Setelah jalan beberapa meter di depan mobil, tiba-tiba saja mobil pelaku maju dan menyeruduk korban yang berjalan di depannya.
"Setelah itu tiba-tiba dari sana langsung 'bluasss...' (nabrak korban)," tuturnya.
Korban terseret beberapa meter hingga terjepit tiang listrik. Sedangkan suami korban dan motornya ikut tertabrak dan terpental ke dekat pintu gerbang rumah warga.
"Motornya ini mental ke pintu gerbang ini, kalau gerbang nggak buka, suaminya juga mungkin mati karena keseret sama motornya," lanjutnya.
Seketika warga ramai berdatangan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/2). Jenazah korban saat ini telah dikebumikan di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.