Gejala-gejala yang Dialami 4 Orang Indonesia Positif Corona

Jakarta - 
Total pasien WNI positif Corona kini mencapai empat orang. Sebelum menjalani tes Corona dan mendapatkan hasil positif, para pasien mengalami sejumlah gejala seperti demam hingga pilek.

Untuk diketahui, pengidap penyakit Covid-19 biasanya akan mengalami beberapa gejala awal. Beberapa di antaranya seperti batuk kering, suhu tubuh tinggi, letih, sesak napas, tubuh ngilu, dan pilek. Secara umum badan terasa tidak enak.

Kondisi tidak enak badan biasanya dialami pasien yang tak merasakan gejala spesifik, akibat infeksi virus corona. Ciri-ciri awal corona virus dan gejalanya kebanyakan muncul 2-10 hari setelah kontak dengan virus.

Gejala-gejala ini beberapa juga dialami oleh pasien kasus Corona 1, 2, 3 dan 4. Berikut ini gejala-gejalanya:

Kasus 1 & 2

Pasien kasus 1 hadir dalam dalam acara pada 14 Februari 2020. Dia baru merasakan gejala demam hingga tidak enak badan dua hari setelahnya. Dia dirawat oleh ibunya, yang nantinya dinamakan kasus 2. Empat hari kemudian kasus dua mengalami gejala yang sama.

Hingga pada akhirnya, pada 28 Februari mereka dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso. Mereka diberi tahu bahwa WN Jepang yang berinteraksi pada 14 Februari positif Corona.

Pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan kasus 1 dan 2 positif Corona. Keduanya merasakan gejala demam, sesak napas dan batuk-batuk kecil.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, menyebut dua pasien yang positif terkena virus Corona masih menjalani perawatan intensif di Gedung Isolasi, tetapi kondisinya membaik.
"Alhamdulillah kedua pasien positif Corona ini kondisinya membaik," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Selasa (3/3).

Syahril mengatakan pasien yang merupakan ibu dan anak itu tidak lagi merasa demam. Mereka juga tak merasakan sesak napas lagi. Kedua pasien dalam kondisi bisa berkomunikasi dengan baik.

"Jadi dia bisa berkomunikasi bagus, demam tidak ada lagi, tinggal batuk-batuk yang sedikit, tidak sesak napas, makan oke dan berkomunikasi bagus," ujar Syahril.



Post a Comment

0 Comments